PENGEMBANGAN PROPOSAL PROYEK
A. PENGERTIAN
PROPOSAL PROYEK
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengadakan suatu acara atau
kegiatan. Dalam melakukan suatu acara
tersebut kita perlu merencanakannya terlebih dahulu. Rencana tersebut disebut
proposal.
Proposal proyek adalah suatu rancangan kegiatan atau kerja proyek yang
disusun secara sistematis dan terperinci sesuai standar oleh seseorang atau
sekelompok perencana untuk diajukan kepada pihak pemegang proyek dalam
mendapatkan persetujuan maupun bantuan dalam perencanaannya atau pengerjaannya.
B. CIRI-CIRI
PROPOSAL PROYEK
Adapun ciri-ciri proposal proyek sebagai berikut :
·
Proposal proyek
dibuat untuk meringkas kegiatan proyek yang akan dilakukan.
Proposal proyek dibuat dengan
singkat agar donatur atau pihak tertentu mengetahui pokok isi kegiatan yang
akan diselenggarakan.
·
Sebagai pemberitahuan pertama suatu kegiatan proyek.
Proposal proyek seharusnya
diberikan kepada donatur atau instansi terkait minimal satu bulan sebelum
kegiatan proyek sebagai pemberitahuan
kepada instansi atau donatur tersebut.
·
Berisikan tujuan-tujuan proyek, latar belakang kegiatan
proyek.
Proposal disusun dengan
tujuan-tujuan yang biasanya disesuaikan dengan latar belakang sebuah kegiatan
proyek.
·
Berupa lembaran-lembaran pemberitahuan yang telah dijilid
yang nantinya diserahkan kepada yang penyelenggara kegiatan proyek.
Proposal proyek pada dasarnya berupa lembaran-lembaran yang
berisi sebuah susunan kegiatan proyek yang diserahkan penyelenggara kepada
donatur.
·
Ada pihak yang mengajukan.
Salah satu ciri proposal
proyek adalah adanya pihak yang
mengajukan proyek. Pihak yang mengajukan tersebut sebagai pihak yang
mengusulkan suatu rencana atau kegiatan proyek.
·
Ada pihak yang menyetujui.
Adanya pihak yang menyetujui
menjadi salah satu dari ciri dari proposal proyek.
·
Terdapat gambaran kegiatan proyek secara umum.
Gambaran kegiatan proyek
disertakan dalam proposal proyek berguna untuk memberikan informasi proyek pada siapa pun yang hendak ditunjukkan
proposal tersebut agar memiliki/mengetahui apa yang sebenarnya keinginan yang
terkandung dalam proposal proyek tersebut.
·
Disusun sebelum rencana kerja.
Proposal proyek disusun sebelum
membuat rencana kerja secara keseluruhan, ini bermaksud agar penerima kegiatan
proyek mengetahui gambaran kegiatan proyek secara keseluruhan kegiatan proyek
yang akan disetujuinya.
·
Bersifat bisnis.
Proposal proyek bersifat bisnis,
maksudnya proposal proyek dibuat dengan
tujuan untuk mengajukan kerja sama dan perjanjian atas suatu kegiatan proyek.
·
Memiliki sasaran dan tujuan yang jelas.
Proposal proyek
disusun harus mempunyai sasaran dan tujuan yang jelas agar proposal proyek
tersebut bisa diterima dan disetujui oleh pihak yang menerima proposal proyek
dalam mengadakan pertimbangan kegiatan.
C. MANFAAT
PROPOSAL PROYEK
Adapun manfaat pembuatan proposal proyek
sebagai berikut.
·
Menjadi rencana yang mengarahkan panitia dalam
melaksanakan kegiatan proyek.
Proposal proyek digunakan sebagai pegangan pelaksanaan,
sehingga kegiatan proyek tersebut dapat berjalan dengan baik dan sistematis
sesuai dengan rencana dan agar tujuan dari kegiatan tersebut memperoleh hasil
yang diharapkan.
·
Menjelaskan secara tidak langsung kepada pihak-pihak yang
ingin mengetahui kegiatan proyek.
Proposal proyek disusun untuk
memberitahukan kepada donatur kegiatan proyek apa saja yang akan dilakukan.
·
Untuk meyakinkan para donatur atau sponsor agar mereka
memberikan dukungan material maupun finansial dalam mewujudkan kegiatan proyek.
Proposal proyek dibuat sebagai alat untuk meyakinkan donatur
agar pihak dari donatur mau untuk menjalin kerja sama kepada pihak
penyelenggara proyek.
·
Sebagai gambaran awal sebuah kegiatan proyek.
Pada dasarnya sebuah proposal
proyek diuraikan secara rinci mengenai awal kegiatan, mulai dari tujuan
kegiatan hingga dana kegiatan proyek.
·
Sebagai alat untuk memperoleh persetujuan dari pihak
proyek berwenang.
Proposal proyek digunakan sebagai
usulan atau perjanjian untuk melegalkan suatu kegiatan proyek sehingga perlu mendapatkan persetujuan
terlebih dahulu dari pihak proyek yang berwenang.
·
Sebagai alat pengontrol jalannya kegiatan proyek.
Proposal proyek digunakan sebagai pegangan pelaksanaan setiap
tahapan kegiatan proyek.
·
Sebagai alat evaluasi kegiatan proyek.
Proposal proyek digunakan sebagai
alat evaluasi kegiatan proyek yaitu sebagai cerminan sukses tidaknya suatu
kegiatan proyek yang dapat dilihat dari rancangan yang ada di dalam proposal
proyek.
·
Sebagai salah satu alat untuk memperluas jaringan kerja
dan komunikasi.
Dilihat dari segi hubungan sosial, proposal proyek tidak
hanya berfungsi sebagai alat untuk memperoleh persetujuan dari pihak lain melainkan
sebagai alat yang mendukung hubungan kerja proyek yang lebih komunikatif.
D. KELEBIHAN
DAN KEKURANGAN PROPOSAL PROYEK
1. Kelebihan
Proposal proyek
Kelebihan/keunggulan proposal
proyek adalah sebagai berikut:
o
Dapat menarik sponsor untuk memberikan sumbangan dana
o
Dapat menjadi bukti legalitas
o
Memperlancar dan mempermudah pelaksanaan kegiatan proyek
o
Memperkecil masalah yang timbul dalam suatu kegiatan
proyek
o
Sebagai rancangan biaya
o
Transparan, efektif, dan efisien
2. Kekurangan
Proposal proyek
Kekurangan/kelemahan proposal
proyek adalah sebagai berikut:
o
Tidak memiliki kekuatan tanpa adanya juru bicara
o
Memiliki tingkat kepercayaan yang rendah
E. TUJUAN
PENYUSUNAN PROPOSAL PROYEK
·
Menjelaskan secara tidak langsung kepada pihak-pihak yang
ingin mengetahui kegiatan proyek.
·
Menjadi rencana yang mengarahkan panitia dalam
melaksanakan kegiatan proyek.
·
Untuk meyakinkan para donatur/sponsor agar mereka
memberikan dukungan material maupun finansial dalam mewujudkan kegiatan
proyek yang telah direncanakan.
·
Mendapatkan persetujuan.
·
Sebagai titik acuan.
F. SYARAT-SYARAT
MENYUSUN PROPOSAL PROYEK
Syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam menyusun proposal proyek yang baik
sebagai berikut:
·
Sistematis
Artinya,
proposal proyek yang disusun harus berurutan secara sistematis menurut pola
tertentu, dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks agar efektif
dan efisien.
·
Berencana
Artinya,
proposal proyek tersebut dibuat secara sengaja dan telah dipikirkan
langkah-langkah pelaksanaannya, serta mengacu pada tujuan yang ingin dicapai
dalam kegiatan proyek.
·
Mengikuti konsep ilmiah
Artinya,
pengerjaan proposal proyek mulai dari awal hingga akhir harus sesuai dengan
cara-cara atau metode ilmiah yang sudah ditentukan.
·
Jelas dan dapat dimengerti
Proposal
proyek yang dibuat harus jelas dan menggambarkan kegiatan proyek yang akan
dilaksanakan. Sehingga pihak penerima dapat mendapatkan gambaran jelas tentang
kegiatan proyek yang akan dilaksanakan tersebut.
G. STRUKTUR
PROPOSAL PROYEK
·
Latar Belakang
·
Permasalahan
·
Tujuan
·
Rancangan dan Bentuk Kegiatan
·
Pelaksana
Yang
bertindak sebagai pelaksana dalam kegiatan proyek
·
Jadwal Kegiatan
Jadwal
mulai dilakukannya kegiatan dan berapa lama waktu yang telah ditentukan.
·
Lokasi Kegiatan
Lokasi
kegiatan proyek yang berisi alamat.
·
Anggaran Proyek
Merupakan
rancangan perkiraan pengeluaran yang akan digunakan dalam kegiatan proyek yang
diajukan.
·
Panitia Kegiatan
Panitia
yang akan terlibat dalam suatu kegiatan proyek
·
Penutup
Merupakan
kata penutup dari proposal proyek yang diajukan. Berisi kata harapan dan
terima-kasih.
H. HAL-HAL
YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM MENYUSUN PROPOSAL PROYEK
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun proposal proyek sebagai
berikut:
·
Penempatan dan penggunaan kata yang tepat
·
Menghindari penggunaan kalimat panjang dan bertele-tele
·
Menggunakan bahasa yang jelas, tepat, formal, dan lugas
·
Kejelasan dan ketepatan isi menggunakan kata atau istilah
yang tepat
·
Kalimat efektif dan tidak ambigu
·
Mengungkapkan alasan dan tujuan yang logis.
·
Menggunakan spasi 1.5
·
Penyusunan proposal proyek hendaknya menunjuk orang atau
beberapa orang yang ahli dalam menyusun proposal proyek, sebaiknya yang
memiliki keterkaitan dengan kegiatan proyek yang diselenggarakan
·
Penyusun proposal proyek mempersiapkan bahan-bahan dan
informasi yang diperlukan, yaitu berupa bahan2 hasil kesepakatan seluruh
panitia
Komentar
Posting Komentar